Design Rumah Modern
Ingin memiliki design rumah modern? Dapatkan ide dan inspirasi di sini
Menu

Tips untuk Kamar Mandi Kecil March 23, 2016

Kamar mandi, ruang yang wajib ada di dalam rumah. Kalau diletakkan di luar ruangan, ditakutkan privasi tidak akan terjaga. Sering kali orang membuat kamar mandi dengan ukuran yang kecil saja. Sebagian orang berpikir lebih baik memperbesar kamar tidur, ruang keluarga, dapur, atau ruang tamu ketimbang kamar mandi. Apakah Anda salah satu yang memiliki mindset demikian? Tidak masalah, semua orang punya pendapat, keinginan, dan pemikiran masing-masing. Meski begitu, Anda harus tetap membuat kamar mandi nyaman meski ukurannya kecil. Bagaimana caranya? Berikut tips-tipsnya:

Gunakan shower

Berhubung ukuran kamar mandi yang terbatas, sebaiknya tidak menggunakan bak mandi atau bathtub karena dapat menghabiskan tempat. Lantas? solusinya adalah dengan menggunakan shower untuk mandi. Untung penutupnya bisa gunakan gorden dari kain atau plastik & bisa juga atau pakai penutup kaca. Konsep ini layaknya kamar mandi di kamar hotel 😀 Bicara mengenai shower, shower sendiri memiliki keunggulan lain di samping menghemat tempat. Di antaranya: bisa menghemat penggunaan air untuk mandi, lebih praktis (jika ingin mandi air hangat tinggal atur saja), beri efek relaksasi pada tubuh.

By the way, ada beberapa pertimbangan dalam memilih shower di antaranya jenis shower, kekuatan semprotan, & pengaturan suhu. Jika ingin praktis, pilih shower yang tertanam di plafon. Namun kalau ingin lebih leluasa menggerakkan shower ke bagian-bagian tubuh, pilih hand shower. Kalau ingin lebih bersih, gunakan shower dengan kekuatan semprotan yang deras tapi kalau tidak ingin sakit bisa pilih shower dengan kekuatan semprotan seperti jarum. Disarankan untuk memilih shower yang memiliki thermostat sehingga suhu air mandi disesuaikan dengan kebutuhan.

Kamar Mandi KecilHindari pembatas      

Pembatas memang bisa dimanfaatkan untuk menutup privasi. Akan tetapi, untuk ruangan kecil termasuk kamar mandi sebisa mungkin hindari pembatas. Pembatas dapat membuat kamar mandi yang kecil semakin sempit & pengap sehingga bakal menyulitkan diri untuk melakukan berbagai aktivitas di kamar mandi. Kalau memang ingin membuat pembatas, pastikan pembatas tidak permanen misalnya garden, partisi kaca buram/kayu, atau lain sebagainya.

Miliki exhaust fan

Meski di kamar mandi, pertukaran udara sangat penting. Dengan begitu, kamar mandi tidak terasa pengap atau panas. Kalau kamar mandi tidak memiliki ventilasi udara, alternatif lainnya adalah dengan menggunakan exhaust fan. Exhaust fan adalah kipas angin yang berfungsi untuk menukarkan udara di luar ruangan dengan yang ada di luar ruangan. Biasanya diletakkan di dinding antara ruang dalam rumah dan luar rumah.

Bicara mengenai exhaust fan, berikut tips-tips membelinya: luas ruangan kamar mandi (kalau kamar mandi hanya memiliki luas sekitar 4 meter persegi, exhaust fan yang dipilih berdiameter 8 inci), RMP (Revolusi Per Menit) yang mana semakin tinggi RPM berarti cepat pula sirkulasi udara yang dilakukan exhaust fan (kalau untuk kamar mandi sebaiknya tidak terlalu tinggi RPM), merek exhaust fan (mending pilih exhaust fan yang top, meski harganya agak mahal tapi keandalannya oke karena kualitasnya bagus).

Sekedar tips, tidak ada salahnya berpikir untuk menggunakan lantai 3D sebagai focal point di kamar mandi. Lebih dari itu, lantai 3D bakal buat kamar mandi semakin cantik. Lantai 3D yang bisa Anda pilih adalah ikan lumba-lumba yang ada di dalam kolam, pantai, atau lainnya yang berkaitan dengan air. Semoga tips-tips ini bisa menginspirasi Anda terutama yang memiliki kamar mandi kecil ya 😀

No Comments on Tips untuk Kamar Mandi Kecil

Menyiasati Kamar Tidur yang Sempit February 26, 2016

Kamar tidur yang sempit, bukan masalah untuk mendapatkan tidur berkualitas. Baca artikel ini untuk menyiasati kamar tidur yang sempit 😀

Menyiasati Kamar Tidur yang Sempit

Mendapatkan tidur yang berkualitas sangat penting bagi setiap orang. Pertama, ketika bangun tidur tubuh akan terasa lebih segar. Kedua, suasana hati menjadi lebih baik. Ketiga, membuat jantung sehat. Keempat, meningkatkan konsentrasi. Kelima, meningkatkan kekebalan tubuh. Keenam, membantu mewujudkan berat badan ideal. Sejatinya, tidur yang berkualitas itu tidak dapat diukur dari lamanya waktu tidur, tetapi dari kenyamanan saat tidur sehingga tidak sering terbangun di malam hari & tidak merasa lelah setelah bangun. Bagaimana mendapatkan tidur yang berkualitas? Dimulai dari kamar tidur, sudah nyamankah kamar tidur Anda? Merasa terlalu sempit sehingga terasa pengap saat berada di dalam kamar tidur? Jelas, ini akan sangat mempengaruhi kualitas tidur Anda. Coba aplikasikan tips berikut untuk menyiasati kamar tidur sempit Anda.

Gunakan rak gantung. Buku, mainan, boneka, foto, atau oleh-oleh liburan menjadi beberapa benda yang umumnya sering diletakkan di kamar tidur. Bahkan, jumlahnya lebih dari 2 untuk masing-masing jenis benda. Untuk itu, diperlukan tempat khusus agar benda-benda tersebut tidak membuat kamar tidur terlihat berantakan. Lemari bukan tempat yang tepat untuk kamar tidur sempit, betul? Alaternatifnya adalah menggunakan rak gantung. Selain menghemat tempat, rak gantung justru memberikan keunikan pada kamar tidur.

Pakai perabot yang berukuran minimalis. Pemilihan perabot yang tepat pun dapat menyiasati kamar tidur yang sempit. Pastikan tidak menggunakan perabot yang berukuran jumbo untuk kamar tidur yang sempit karena bakal menghabiskan tempat. Alhasil, suasana di dalam kamar tidur terasa pengap & tidak nyaman. Misalnya, untuk tempat tidur pilih single bed kalau masih sendiri & double bed kalau sudah punya pendamping (bisa juga gunakan tempat tidur yang dibagian bawahnya ada ruang penyimpanan atau tempat tidur tingkat), untuk lemari pakaian pilih yang 2 pintu saja dengan ukuran 80cm x 40cm x 180cm, dan untuk meja kerja pilih dengan tipe lipat.

Aplikasikan warna cerah pada dinding & pencahayaan maksimal. Warna dinding lebih dari sekedar membuat kamar tidur terlihat cantik, melainkan dapat membantu menyiasati ukuran kamar tidur. Untuk kamar tidur yang sempit, bisa disiasati dengan mengaplikasikan warna cerah pada dinding misalnya biru, merah mudah, hijau, atau mungkin ungu. Akan semakin ditunjang lagi manakala adanya pencahayaan maksimal dalam kamar tidur. Untuk menekan biaya listrik & meminimalisir pemanasan global, bisa manfaatkan pencayaan alami dari jendela, skylight, dinding kaca, atau lainnya.

Manfaatkan cermin berukuran besar. Cermin di dalam kamar tidur, perabot yang juga tak kalah penting di dalam kamar tidur bukan? Sebetulnya, cermin juga bisa menjadi solusi untuk kamar tidur yang kecil. Baik penempatan cermin vertikal atau horizontal sama saja fungsinya. Penempatan cermin vertikal buat kamar tidur terkesan tinggi, sedangkan penempatan horizontal buat kamar tidur terkesan lebih luas. Hanya saja, disarankan tidak meletakkan cermin yang dapat memantulkan sudut kurang menarik seperti kamar mandi.

Semoga saja tips di atas buat kamar tidur Anda menjadi lebih luas sehingga nyaman dan membuat tidur lebih berkualitas. Eitss, tunggu dulu kenyamanan kamar tidur harus ditunjang dengan tidak begadang, tidak minum kafein sebelum tidur, dan tidak tidur dengan lampu menyala untuk mendapatkan tidur yang berkualitas. Semoga hari-hari Anda lebih menyenangkan dengan mendapatkan tidur berkualitas ya 😀

No Comments on Menyiasati Kamar Tidur yang Sempit

Langkah-Langkah Membuat Ruang Nonton Nyaman January 31, 2016

ruang nonton nyaman

Ada banyak ruangan yang berada di dalam rumah dan memiliki fungsi yang berbeda-beda seperti ruang tamu, ruang makan, ruang kamar, ruang dapur, dan ruang nonton. Nah, untuk artikel kali ini akan membahas mengenai ruang nonton. Ruang nonton merupakan salah satu ruangan yang tidak kalah pentingnya untuk diperhatikan dengan baik. Hal ini dikarenakan ruang nonton atau ruang keluarga memiliki fungsi yang sangat besar bagi seorang yang ada di dalam rumah. Ruang satu ini dapat digunakan untuk bersantai dan berkumpul dengan keluraga setelah menjalnkan aktivitas seharian. Namun, ada sebagian orang yang kurang memperhatikan ruang satu ini, mereka lebih memilih untuk memperhatikan desain ruang tamu dan kamar. Mendesain ruang nonton sebenarnya sangat penting agar Anda dan keluarga bisa menikmati kebersamaan. Nah, untuk mewujudkan keinginan Anda untuk mendapatkan ruang nonton yang nyaman, tidaklah sulit. Berikut ini ada beberapa langkah-langkah yang harus dilakukan:

 

Menata perabotan yang ada

Ruang nonton sering kali digunakan untuk berkumpul dengan keluarga saja sehingga cara menatannya tidak kalah pentingnya seperti menata ruang tamu yang tertata dengan rapi. Untuk itu, agar Anda merasa nyaman berada di ruang nonton, ada baiknya menata perabotan yang ada secara rapi dan bagus. Dengan perabotan tertata dengan rapi, tentunya membuat Anda lebih nyaman kerena udara akan berhembus dengan baik. Selain itu, perabotan yang ditata dengan baik akan membuat suasana ruang nonton akan terlihat lebih luas. Jika perabotan yang ada di ruang tamu tidak tersusun dengan baik, akan membuat suasana ruangan terasa panas.

Memberikan karpet atau sofa

Untuk membuat suasana ruang nonton nyaman, Anda dapat memberikan karpet atau sofa. Anda dapat mencari sofa yang sesuai dengan ukurang ruang nonton agar tidak membuat ruangan terlihat sempit. Beri juga karpet yang memiliki warna senada dengan dinding atau juga warna kesukaan keluarga. Dengan Anda menampilkan warna sofa dan karpet yang sesuai dengan warna kesukaan keluarga, tentunya akan membuat Anda lebih merasa nyaman dan tenang ketika berkumpul bersama sambil menikmati acara TV.

Memasang pendingin ruangan

Langkah-langkah selanjutnya untuk membuat ruang nonton nyaman dengan memasang pendingin ruangan. Jika ruang nonton terlihat sempit dan panas, maka Anda dapat memasang pendingin ruangan. Dengan adanya pendingin ruangan, membuat ruang  terasa nyaman. Jika Anda ingin mendapatkan ruang nonton yang nyaman tanpa menggunakan pending ruangan, Anda dapat memanfaatkan sekitar rumah. Cobalah untuk membuat ventilasi udara yang banyak di bagian ruang nonton. Selain membuat ventilasi, Anda juga dapat membuat jendela yang dapat dibuka sehingga ketika jendela dibuka, maka angin akan masuk sehingga suasana akan terasa dingin. Dengan begitu, suasana di ruang nonton akan terasa nyaman.

Menata semua kabel

Terkadang yang menyebabkan seseorang merasa tidak nyaman berada di ruang nonton karena banyak kabel-kabel yang tidak tertata dengan baik. Kabel-kabel yang ada di ruang nonton tidak tertata dengan baik, tidak hanya membuat ruang terlihat semeraut, tapi juga dapat membahayakan. Untuk membuat ruang nonton Anda terasa nyaman, maka tipsnya adalah kumpulkan semua kabel di dalam satu tempat yang aman dan terkesan rapi.

Untuk membuat nyaman berada di ruang nonton, maka Anda harus membuat ruang satu ini tertata dengan rapi. Pilih warna dan pencahayaan yang terang agar membuat ruang satu ini lebih terkesan nyaman untuk dijadikan tempat berkumpul dengan keluarga.

No Comments on Langkah-Langkah Membuat Ruang Nonton Nyaman

Resiko Menelantarkan Rumah December 30, 2015

Tidak semua pemilik rumah merawat rumah mereka dengan baik dan benar. Bahkan sebagian dari mereka ada yang menelantarkan rumah mereka karena tidak memiliki waktu untuk merawat rumah tersebut. Hal inilah yang pada akhirnya memberikan kesan angker pada rumah yang lama ditinggalkan dan diabaikan begitu saja. Apakah Anda berencana untuk meninggalkan rumah Anda dalam waktu yang lama dan membiarkannya begitu saja tanpa ada satu orang pun yang mengurusnya? Jika iya, jangan lakukan hal tersebut karena Anda sendirilah yang akan rugi nantinya. Sebaiknya pertimbangkan untuk tidak menelantarkan rumah tersebut dengan mempekerjakan seseorang untuk merawatnya. Jika tidak, Anda akan menyesal karena ketika kembali lagi ke rumah, ada resiko yang harus Anda hadapi, seperti:

resiko

Rumah kotor dan berdebu

Yup, rumah yang ditempati saja harus dibersihkan setiap hari karena debu dan kotoran bisa saja masuk ke dalam rumah baik melalui jendela, pintu, atau lubang-lubang ventilasi. Dalam satu minggu saja, pemilik rumah akan cukup kesulitan untuk membersihkan debu dan kotoran yang menempel pada furnitur dan perabotan rumah tangga serta bagian rumah. Bayangkan jika Anda meninggalkan rumah lebih dari satu bulan, tentu debu dan kotoran akan menumpuk di setiap bagian rumah. Untuk membersihkan seluruh bagian rumah, Anda butuh lebih dari satu hari untuk melakukannya.

Banyak kuman dan bakteri

Kotoran dan debu adalah hal-hal yang disukai oleh kuman dan bakteri. Kondisi rumah Anda yang gelap dan pengap pun bisa membuat kuman dan bakteri semakin merajalela dan berkembang biak dengan cepat. Ini bisa menjadi masalah besar karena semakin banyak kuman dan bakteri di dalam rumah, maka semakin banyak bibit-bibit penyakit yang akan muncul. Di samping itu, kondisi ini akan membuat atmosper di dalam rumah menjadi tidak nyaman dan tidak menyenangkan. Ketika Anda kembali nantinya, tentu Anda akan merasa ngeri untuk masuk dan tinggal di dalam rumah Anda.

Mudah terkena penyakit

Seperti yang sudah disebutkan di atas, rumah yang banyak kuman dan bakterinya akan menimbulkan bibit-bibit penyakit dan ketika Anda tinggal kembali di rumah tersebut, besar kemungkinan bahwa Anda akan mudah terkena penyakit, seperti bersin-bersin, pilek, demam, pusing, dan lain sebagainya. Hal ini akan membuat Anda merasa tidak nyaman dan ingin cepat-cepat keluar dari rumah tersebut. Bayangkan berapa dana yang harus Anda keluarkan jika pada akhirnya Anda harus dirawat di rumah sakit.

Di samping itu, kediaman yang lama ditinggalkan akan menjadi sarang bagi hewan-hewan liar, entah itu tikus, kelelawar, ular, katak, kadal, dan lain sebagainya. Tentu saja hal ini akan sangat membahayakan Anda cepat atau lambat. Contohnya, jika tikus buang air kecil di perabotan rumah Anda dan kemudian setelah pulang Anda menggunakannya, ada kemungkinan Anda akan keracunan karena kencing tikus memiliki kandungan racun yang berbahaya pada tubuh. Contoh lainnya, jika ada ular yang bersarang di kamar mandi atau dapur Anda dan tanpa Anda sadari bahwa Anda sudah mengusik ketenangannya, Anda bisa saja digigit ular dan harus dirawat di rumah sakit.

Tentu semua permasalahan tersebut akan sangat merugikan Anda. Oleh sebab itu, jika ingin meninggalkan rumah dalam waktu yang lama, sebaiknya minta bantuan keluarga atau pekerjakan seseorang untuk mengurus kediaman Anda. Alternatif lain jika Anda ingin pergi dalam waktu yang lama, jual rumah Anda dan beli rumah baru di lingkungan yang baru.

No Comments on Resiko Menelantarkan Rumah
Categories: Rumah